Post Your Future
Ketika kita sekolah dulu, kita diajarkan tentang sejarah. Apa yang membedakan suatu jaman dikatakan sebagai jaman pra sejarah dan jaman sejarah. Jaman dikatakan pra sejarah ketika belum mengenal tulisan atau tidak adanya peninggalan berupa tulisan. Sedangkan jaman sejarah dimulai saat manusia mengenal tulisan.
Tulisan adalah bahasa komunikasi yang akan selalu ada meskipun pelakunya telah tiada. Melalui tulisnlah tokoh-tokoh besar dunia menuangkan gagasan-gagasannya yang sampai saat ini bisa kita nikmati dan menjadi sejarah tersendiri. Karena tulisan jugalah seorang tokoh bisa begitu mendunia setelah tokoh itu tiada, padahal tak seorangpun mengenalnya di masa hidupnya. Tokoh-tokoh terkenal seperti Kahlil Gibran, RA kartini, adalah orang yang menjadikan tulisan sebagai sebuah pelita di masa yang akan datang. Saat dirinya telah hilang ditelan jaman, tulisannya tetap dikenal.
Melalui tulisan juga, bagaimana ajaran Rasulullah SAW tetap terjaga sampai akhir jaman, setelah sebelumnya penghafal Al-Qur'an berguguran dalam perang uhud.
Tidak perlu bingung mengenai apa yang harus dituliskan, sebab seorang Marcopolo yang begitu mendunia hanyalah menceritakan tentang perjalanan-perjalanan pelayarannya. Yang mungkin pada saat itu beruapa catatan harian seperti diary.
Dan bukti sejarahpun lebih banyak bukan mengenai hal-hal yang rumit-rumit, tetapi hal-hal sederhana seperti cara makan, apa yang di makan, peristiwa penguburan dan lain-lain.
Dahulu kala untuk menuliskan sesuatu dibutuhkan pelepah, atau kulit binatang atau kertas, bahkan juga alat untuk menulisnya termasuk tinta. Dengan keterbatasan itu mereka masih tetap saja menulis, dan menulis. Sesuatu yang sangat berguna bagi generasi setelah jaman mereka. Dan menjadi inspirasi di jaman kita
Saat ini, di jaman digital ini dimanapun kita bisa menulis. Di buku, papan tulis, komputer, notebook bahkan handphone bisa kita gunakan untuk menulis. Terlebih lagi di era digital ini kita mengenal blog. Maka menulislah yang baik-baik di blog kita masing-masing. Untuk masa depan kita.
Bisa jadi pada jaman setelah kita, yang menjadi bukti peninggalan yang akan mereka pelajari di jaman itu adalah peninggalan kita di blog kita. Bukan lagi di buku-buku lusuh nan tebal.
Sejarah itu mengajarkan kepada kita betapa pentingnya tulisan.
Sejarah itulah yang membawa kita pada sebuah peradaban umat terdahulu lewat tulisan
Dan sejarahlah yeng menginginkan kita untuk menulis, menjadikan sejarah itu tetap ada.
Menulislah, karena itu amat berguna buat umat di masa yang akan datang.
Menulislah untuk meraih setiap mimpi kita, meraih apa yang pernah kita tulis
Menulislah untuk masa depan.
Menulislahuntuk sejarah kita masing-masing
Sebuah kutipan yang saya dapatkan sore ini :
Write your Dreams
Achieve your Future
Record your History
sip.... jadi inget postingan usang juga
BalasHapushttp://nanazh.multiply.com/journal/item/62/menulis_sejarah_anda
sepakat amat
nuliiiiiiiiiiiissssssssss
BalasHapussmangaDDD
*nyemangati awakq dhewe
that's the point, kenapa saya menulis ^_^
BalasHapusmakasih!! jadi semangat nulis lagi
zaman pra sejarah meninggalkan bukti berupa artefak
BalasHapuszaman permulaan berupa piktograf
zaman pertengahan berupa tulisan
zaman digital berupa blog/data digital